Kota Tegal pada Proses perjalanannya dari awal pertama dibangun dan hingga keadaannya yang sekarang, memiliki riwayat tersendiri. Kota Tegal dalam hal ini dengan peninggalan arsitektur bangunan yang utamanya bangunan- bangunan yang dibangun pada masa kolonial. Arsitektur bangunan yang dibangun masa kolonial di Kota Tegal itu memiliki kekhasan sendiri salah satunya adalah Tower PDAM.Tower Woterleideng Bedrif of Province Maden Java (Water toren), dibangun pada jaman Belanda tahun 1917 untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Tegal. Bangunan Menara PDAM terletak di dekat gedung kantor Semarang- Cirebon Stoomtram Matschappij (SCS) atau gedung bekas Universitas Pancasakti di Jl. Pancasila No 2 Kota Tegal.Bangunan Menara PDAM saat ini digunakan untuk bangunan menara air dan loket pembayaran, serta disekitarnya terdapat rumah dinas, mess dan lapangan tenis. Luas kawasan Tower PDAM 4.058 M² dengan status sertifikat Hak Guna Bangunan, ketinggian menara tower mencapai ± 31 meter.