DED (Detail Enginering Design) Jalan Pengikat Lingkungan dan Ruang Terbuka Hijau Kegiatan Penataan Pemukiman Kawasan Pesisir Barat Segmen Siwatu Kota Tegal merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Tegal dalam mewujudkan peningkatan dan pencegahan perukiman kumuh di Kota Tegal. Kota Tegal merupakan salah satu kota yang berada di wilayah Pantai Utara dan terletak pada bagian Barat provinsi Jawa Tengah. Penduduk Kota Tegal tahun 2017 berdasarkan proyeksi penduduk sebanyak 248.094 jiwa. Dibandingkan dengan jumlah penduduk tahum 2016, penduduk Kota Tegal mengalami pertumbuhan sebesar 0,36% dengan kepadatan penduduk mencapai 6.252 jiwa/km2. Adanya pertumbuhan penduduk akan berujung pada semakin meningkatnya kebutuhan pelayanan akan sarana dan prasarana pemukiman kota, termasuk perumahan yang layak bagi penduduknya. Terbatasnya lahan di perkotaan dan terbatasnya ketersediaan sarana prasarana pemukiman yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas penduduk sehari-hari mengakibatkan munculnya kawasan kumuh dan semakin menurunnya kondisi social ekonomi penduduk perkotaan yang umumnya di dominasi oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.
Tujuan penyusunan DED (Detail Enginering Design) Jalan Pengikat Lingkungan dan Ruang Terbuka Hijau Kegiatan Penataan Pemukiman Kawasan Pesisir Barat Segmen Siwatu Kota Tegal adalah sebagai upaya kolaborasi dari Pemerintah Kota Tegal untuk mendukung program Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang sedang melaksanakan penaataan kawasan permukiman kumuh segmen Siwatu Kelurahan Tegalsari Kota Tegal dengan sumber pendanaan dari World Bank (LOAN).
Penyusunan DED (Detail Enginering Design) Jalan Pengikat Lingkungan dan Ruang Terbuka Hijau Kegiatan Penataan Pemukiman Kawasan Pesisir Barat Segmen Siwatu Kota Tegal menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah study literature, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data dalam penyusunan DED (Detail Enginering Design) Jalan Pengikat Lingkungan dan Ruang Terbuka Hijau Kegiatan Penataan Pemukiman Kawasan Pesisir Barat Segmen Siwatu Kota Tegal menggunakan teknik analisis model Miles dan Hubermen dimana dalam teknik analisis ini dilakukan reduksi data terlebih dahulu, kemudian dilakukan penyajian data yang dapat disajikan berdasarkan bentuk grafis, chart, pictogram, maupun bentuk lainnya. Tahap akhir dari teknik analisis ini adalah penarikan kesimpulan. Dalam analisis Hasil Perencanaan DED (Detail Enginering Design) Jalan Pengikat Lingkungan dan Ruang Terbuka Hijau Kegiatan Penataan Pemukiman Kawasan Pesisir Barat Segmen Siwatu Kota Tegal terdapat analisis biaya, analisis volume, analisis harga satuan, dan analisis rencana anggaran biaya.