ABSTRAK
Peningkatan konektivitas dan kualitas infrastruktur jalan di Kota Tegal menjadi krusial seiring dengan tingginya pertumbuhan lalu lintas dan kegiatan ekonomi. Seiring waktu, perkerasan jalan mengalami penurunan kondisi akibat beban kendaraan dan faktor lingkungan, sehingga diperlukan intervensi teknis untuk mempertahankan tingkat pelayanan yang layak. Laporan ini merangkum penyusunan Rencana Teknik Akhir atau Detail Engineering Design (DED) untuk serangkaian kegiatan strategis tersebut. Tujuannya adalah untuk menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif dan efektif sebagai acuan dalam pelaksanaan konstruksi fisik, sehingga dapat menciptakan sarana infrastruktur jalan yang memadai untuk mendukung perkembangan kawasan di wilayah Kota Tegal.
Metodologi yang digunakan dalam perencanaan ini dilaksanakan secara sistematis, dimulai dari tahap persiapan, pengumpulan data sekunder, dan koordinasi. Tahapan ini dilanjutkan dengan survei lapangan yang mendetail, mencakup pengukuran topografi, penyelidikan tanah melalui Dynamic Cone Penetrometer (DCP), inventarisasi geometrik jalan, serta pengumpulan data lalu lintas. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara mendalam untuk merancang alinyemen horizontal dan vertikal, menentukan tebal perkerasan lentur dan kaku, serta merancang sistem drainase yang optimal sesuai dengan standar teknis yang berlaku.
Cakupan pekerjaan perencanaan ini tersebar di 17 lokasi di Kota Tegal, yang meliputi kegiatan pembangunan, pelebaran, rekonstruksi, dan rehabilitasi jalan. Beberapa lokasi penting di antaranya adalah Peningkatan Jalan Akses Menuju Pantai Muarareja, Peningkatan Jalan Abdul Syukur Menuju SMA 5, Pembangunan Trotoar Lapangan Depan GOR Wisanggeni, dan Peningkatan Jalan di area Pelabuhan Tegal.
Hasil akhir dari kegiatan ini adalah seperangkat dokumen perencanaan teknis yang lengkap dan siap digunakan sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan fisik. Dokumen tersebut mencakup gambar rencana detail, Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang terperinci, spesifikasi teknis, serta dokumen pendukung lainnya. Dokumen ini menjadi landasan untuk memastikan pelaksanaan konstruksi dapat berjalan tepat mutu, waktu, dan biaya.