Abstraksi
Permasalahan banjir dan genangan merupakan permasalahan rutin yang belum bisa terselesaikan. Hal ini disebabkan oleh beralih fungsinya daerah resapan air menjadi permukiman, kapasitas drainase yang tidak memenuhi kapasitas hidrolis, kondisi topograf dan geografis Kota Tegal yang berada di daerah pantai, kemiringan sungai yang hampir datar dan terjadinya back water karena pengaruh air laut pasang naik. Dari permasalahan tersebut, perlu adanya suatu penataan sistem drainase yang menyeluruh dan terpadu. Sistem drainase adalah suatu sistem yang mengatur limpasan air hujan dari hulu sampai ke hilir, sehingga diperlukan sistem drainase yang memadai agar limpasan air hujan dapat dialirkan dengan cepat ke badan penerima yaitu sungai.
Lokasi kegiatan ini berada di muara Saluran Pembuang Krandon dengan wilayah catchment area meliputi sebagian wilayah Kelurahan Krandon dan Sebagian wilayah Kelurahan Kaligangsa Kecamatan Margadana Kota Tegal. Metodologi yang digunakan berupa alur pikir pelaksanaan Pekerjaan Review DED Pekerjaan Penyempurnaan Rumah Pompa Gebang 2 ini secara garis besar ada 4 (empat) tahap, yaitu: tahap persiapan, tahap pengumpulan dan pengolahan data, tahap analisis, dan yang terakhir tahap perencanaan rinci. Kegiatan ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari instansi-instansi terkait di Kota Tegal dan data primer yang diperoleh dengan melakukan survey ke lokasi khusus pekerjaan tersebut.
Analisis data yang digunakan dalam kegiatan ini adalah analisis topografi, analisis hidrologi, dan analisis SWMM. Hasil dari kegiatan adalah dilakukannya penyempurnaan bangunan rumah pompa guna mengurangi genangan banjir, pemasangan pompa dan Mechanical Electrical dengan sumber daya yang digunakan adalah PLN guna menghemat biaya operasional, dan melakukan perencanaan saluran tepi rel kereta api 100 m yang menghubungkan antara saluran Jl. Dr Cipto Mangunkusumo II sampai Kali Gangsa dengan lebar saluran 1 m.