Penyusunan Masterplan Islamic Center, muncul dengan adanya keperluan akan sarana untuk menampung kegiatan agama islam, dimana di wilayah Tegal ini Mayoritas penduduknya adalah beragama islam dan kegitan yang diwadahi sangat padat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya Calon haji yang mendaftar di Departemen Agama Tegal yang meningkat dari tahun ketahun. Islamic Centre dapat juga sebagai tempat berolah raga dan rekreasi keagamaan/ religi yang mempunyai nilai sosial, ekonomi, dan edukatif. Tersedianya lahan yang teduh sejuk dan nyaman, mendorong warga kota dapat memanfaatkan sebagai sarana berjalan kaki setiap pagi, olah raga dan bermain, dalam lingkungan kota yang benar-benar asri, sejuk, dan segar sehingga dapat menghilangkan rasa capek. Masterplan Islamic Centre dengan lingkungan yang rindang mampu mengurangi suhu lima sampai delapan derajat Celsius, sehingga terasa sejuk. Kota Tegal terletak pada 109 08’-109 10’ BT dan 6 50’-653’ LS telah mempunyai Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2004 dan telah direvisi tahun 2011 dengan ditetapkan menjadi Peraturan daerah No. 4 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tegal Tahun 2011-2031. Sesuai arahan dalam RTRW Kota Tegal, peran SPPK Sumurpanggang memiliki fungsi untuk pelayanan permukiman dan pendidikan meliputi wilayah Kecamatan Margadana terletak di bagian barat Kota Tegal. Sebagai pusat permukiman, pendidikan dan pelayanan umum dituntut memberikan ketersediaan ruang publik multifungsi, sebagai ruang terbuka, ruang komunal dan ruang pengembangan sektor informal. Ketersediaan sarana di Tegal Islamic Centre yang dipadukan dengan ruang terbuka hijau berupa taman aktif yang representatif yang ada di Kecamatan Margadana belum tersedia. Untuk itu dalam upaya mewujudkan Islamic Centre yang nyaman, produktif dan berkelanjutan, maka ketersediaan kawasan Islamic Centre yang direncanakan dalam bentuk masterplan, merupakan keharusan dalam memenuhi kebutuhan dan keberadaan ruang terbuka publik, sebagai sarana kegiatan agama Islam di perkotaan sangat dibutuhkan bagi kepentingan masyarakat Tegal.