Kota Tegal memiliki 2.044 unit Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang terbagi dalam kelompok lima Sentra Industri Kecil dan Menengah (Industri Makanan Minuman, Industri Sandang, Industri Kerajinan, Sentra Kimia dan Bangunan, Industri Elektronik, Logam) yang masing-masing berkembang cukup variatif di empat wilayah Kecamatan Kota Tegal.Logam merupakan salah satu produk unggulan daerah Kota Tegal sebagai komoditas yang prospektif dan memberikan kontribusi pada sektor industri terhadap PDRB pada Tahun 2015 mencapai 6,42 %. Dari 146 IKM Logam telah menyerap sekitar 1.500 orang tenaga kerja di Kota Tegal dan rata-rata tingkat ekonomi masyarakat pengrajin logam telah meningkat dengan baik.Namun dalam perkembangannya Sentra Industri Logam Kota Tegal masih memiliki beberapa kendala yaitu penggunaan mesin dan/atau peralatan yang masih sederhana, belum memiliki modal untuk investasi mesin/peralatan baru dan kurang mampu mengakses ke lembaga keuangan baik bank maupun non bank juga lemahnya pengelolaan manajemen keuangan dan SDM, hal ini mengakibatkan rendahnya daya saing produk.