Kota Tegal yang terdiri dari empat kecamatan dan dua puluh tujuh kelurahan berada pada posisi strategis di jalur yang menghubungkan kota-kota di Jawa Tengah menjadi salah satu pusat perdagangan dan jasa serta penghasil barang-barang industri. Industri yang berkembang di kota Tegal diantaranya adalah industri pengolahan ikan yang secara umum berkembang terdapat di hampir semua kecamatan di Kota Tegal dengan sumberdaya yang dapat dikatakan tersedia dalam jumlah yang mencukupi, industri logam berupa cor logam yang meliputi pembuatan mesin industri, komponen mesin industri, komponen kendaraan bermotor, industri kain tenun juga secara tradisional menjadi industri yang telah berjalan dalam jangka waktu yang lama di Kota Tegal. Selain itu, Industri shuttlecock dan industri makanan khususnya telur asin yang dikerjakan secara home industry, serta beberapa industri lain yang tergolong menengah namun secara statistik tidak cukup merata seperti industri Furnitur dan Industri tekstil dan pakaian jadi seperti pembuatan sarung dan batik.Adapun produk unggulan di masing-masing kecamatan adalah sebagai berikut, Tegal Timur: logam, shutllecock, galangan kapal, mebeleir, sarung tenun, las bubut, obat nyamuk dan konveksi; Tegal Barat: ikan asin, ikan fillet, ikan panggang, ikan pindang, sarung dan shuttle cock; Tegal Selatan: batik, mebeleir, shuttle cock, logam, konveksi; Margadana: telur asin, tempe, konveksi, mebeleir.